|
Baru-baru ini ada subject menarik yang diposting di milis Jurnalis Internal yang menggelitik, yaitu berjudul : ”Tarik Sana, Tarik Sini”. Kontan saja para pemburu berita internal ini memberikan ragam komentar. Ada yang mengatakan bahwa kalau dibutuhkan untuk ”menjual” dirinya baru Sang Jurnalis ditarik, kalau tidak dibutuhkan ya sudah. Ada yang mengatakan, bahwa Sang Jurnalis bak layang-layang yang ditarik ulur, dan sebagainya. Walaaa,.. jadi hanya seperti itukah nasib Sang Jurnalis, padahal selama ini sudah berhasil mengemas dan ”menjual” Sang Bos dengan mulus. |