|
Mas ‘Wok’ Purwo Widodo Cuti Besar Untuk Mencari Sahabat, dr. Noto Kalau seorang Karyawan mengambil Cuti, biasanya ada keperluan atau untuk refresing, istirahat, jalan-jalan, rekreasi apalagi kalau cuti yang diambilnya adalah Cuti Besar yang lebih lama dari Cuti Tahunan yang hanya maksimum 12 Hari Kerja yang umumnya digunakan untuk Ibadah Haji atau Umrah ke Tanah Suci atau sekedar jalan-jalan ke Singapur.
Cuti besar lazimnya diambil kalaupun tidak digunakan untuk jalan-jalan, minimal diam di Rumah sajah, menemani sang buah hati tercinta dan istri / suami.
Berbeda dengan Mas ‘Wok’ Purwo Widodo, Cuti Besarnya justru digunakan untuk mencari Sahabatnya dr. Noto Cipto Nartomo yang hilang bersama co-pilotnya M. Panji Gunawan beserta pesawat Trike PKS-135 di Kawasan gunung-gunung di sekitar Bandung Selatan dan Garut Selatan. Sejak hari pertama hilangnya pesawat Trike PKS-135, Senin, 5 Juli 2010, Mas ‘Wok’ sudah berada disana bergabung dengan Tim SAR Paskhas TNI-AU, Brimob Polda Jawa Barat, Dodiklat Secata TNI-AD Pangalengan termasuk Tim SAR FASI Jawa Barat.
Sampai hari ini, Rabu, 28 Juli 2010 uti Besarnya telah dijalani selama 23 hari, dan selama 23 hari itu Mas ‘Wok’ berada di Gunung-gunung seputaran Pangalengan Bandung Selatan. G.Wayang, G.Windu, G.Kendang, G.Geulis, G.Beser sudah disisirnya untuk mencari sahabatnya yang hingga kini belum juga ditemukan terlebih Tim SAR Pemerintah, BASARNAS sudah menghentikan pencarian secara resmi sesuai PP yang berlaku. Selama 23 hari menjalani cuti besar, tercatat hanya sekali Mas ‘Wok’ turun gunung. Itupun karena Mas ‘Wok’ harus turut mendampingi Dan Lanud Sulaiman Kol.Pnb.Gutomo selaku Ketua FASI Jawa Barat saat memberikan Konferensi Press Penghentian operasi SAR di Lanud Sulaiman, Minggu 11 Juli 2010, selain karena harus membawa mobil Daihatsu Taft Rangernya yang ke Bengkel karena rusak. Pinjam ‘Uang Dapur’ Selain ke Lanud Sulaiman dan ke Bengkel, ternyata Mas ‘Wok’ terpaksa pulang ke Rumahnya di bilangan Cipageran Cimahi untuk meminjam ‘uang dapur’ istrinya karena perbekalannya sudah menipis baik untuk keperluan sendiri maupun untuk membayar para pemburu disamping untuk membeli beberapa perlengkapan yang rusak, hilang selama pencarian sebelumnya seperti harnes, tambang dll Beruntung, Selasa, 13 Juli 2010 Mas ‘Wok’ mendapat ransum dari DPP Sekar untuk kebutuhan selama disana.
Setelah menyisir kembali kawasan Gunung Kendang dan Gunung Wayang ke Situ Cisanti yang merupakan mata air Sungai Citarum pada hari Senin dan Selasa kemarin, hari iini, Rabu, 28 Juli 2010 Mas ‘Wok’ menyisir kawasan Hanjawar di Selatan Santosa. Semoga Mas ‘Wok’ diberikan kesehatan selama pencarian dan semoga drg. Noto Cipto Nartomo dan Mochammad Panji Gunawan segera ditemukan. |